Yang seperti ini hanya terjadi di negeri ini. Sang Pendidik (yang katanya mau dimuliakan) harus mengemis kepada negara. Yang ada juga diperm...
Yang seperti ini hanya terjadi di negeri ini. Sang Pendidik (yang katanya mau dimuliakan) harus mengemis kepada negara. Yang ada juga dipermalukan.

Sedih juga lihat guru-guru dan operator Dapodik antri pelayanan di lobi Gedung C Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan. Kebanyakan dari mereka guru SMA/SMK.Mereka rela antri berjam-jam dan harus tinggalkan jam mengajar demi nasib mereka terkait Tunjangan Profesi alias Sertifikasi dan Tunjangan fungsional lain.
Mereka guru-guru dari Jakarta, Tanggerang, Bekasi, Bogor dan sekitarnya. Ada yang sudah antri dari kemarin, ada yang berangkat dari jam 4 subuh biar dapat nomor awal. Ada yang terjebak macet..jauh_jauh datang tiba jam 09.00 tidak dapat nomor antrian.
Tanya kiri tanya kanan tak sedikit yng harus datang dua tiga kali baru tuntas bahkan tidak tuntas. Menyedihkan. Semua bawa persoalan yg sama yaitu SK sertifikasi yang tidak valid tidak terbit-terbit tersangkut di makhluk yang bernama aplikasi Dapodik.
Ini baru guru-guru di sekitar Jakarta..mereka masih bisa langsung ke Kementerian..bagaimana nasib guru-guru di pinggiran Indonesia lainya yang signal selularnya tulalit. Bagaimana guru-guru di luar Jawa mengadu kemana? Dinas Pendidikan pun kadang geleng kepala dengan aplikasinya. Tidak adakah sistem perbaikan nasib guru yg tak serumit dan setulalit ini Pak Menteri.... @fb

Sedih juga lihat guru-guru dan operator Dapodik antri pelayanan di lobi Gedung C Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan. Kebanyakan dari mereka guru SMA/SMK.Mereka rela antri berjam-jam dan harus tinggalkan jam mengajar demi nasib mereka terkait Tunjangan Profesi alias Sertifikasi dan Tunjangan fungsional lain.
Mereka guru-guru dari Jakarta, Tanggerang, Bekasi, Bogor dan sekitarnya. Ada yang sudah antri dari kemarin, ada yang berangkat dari jam 4 subuh biar dapat nomor awal. Ada yang terjebak macet..jauh_jauh datang tiba jam 09.00 tidak dapat nomor antrian.
Tanya kiri tanya kanan tak sedikit yng harus datang dua tiga kali baru tuntas bahkan tidak tuntas. Menyedihkan. Semua bawa persoalan yg sama yaitu SK sertifikasi yang tidak valid tidak terbit-terbit tersangkut di makhluk yang bernama aplikasi Dapodik.
Ini baru guru-guru di sekitar Jakarta..mereka masih bisa langsung ke Kementerian..bagaimana nasib guru-guru di pinggiran Indonesia lainya yang signal selularnya tulalit. Bagaimana guru-guru di luar Jawa mengadu kemana? Dinas Pendidikan pun kadang geleng kepala dengan aplikasinya. Tidak adakah sistem perbaikan nasib guru yg tak serumit dan setulalit ini Pak Menteri.... @fb