Archive Pages Design$type=blogging

Inilah 3 Strategi Membangun Budaya Literasi di SMK

Untuk anda semua terutama guru di SMK agar SMK mampu menjadi garis depan dalam pengembangan budaya literasi, Beers, dkk. (2009) dalam buku...

Untuk anda semua terutama guru di SMK agar SMK mampu menjadi garis depan dalam pengembangan budaya literasi, Beers, dkk. (2009) dalam buku A Principal’s Guide to Literacy Instruction menyampaikan beberapa strategi untuk menciptakan budaya literasi yang positif di sekolah.

1. Mengkondisikan Lingkungan fisik ramah literasi 
   SMK memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berkarya dan mendapatkan apresiasi atas karyanya. Cara yang bisa ditempuh SMK dengan pengembangan budaya memajang karya peserta didik di seluruh area sekolah, termasuk koridor, kantor kepala sekolah dan guru. Agar suasana tercipta dinamis, dapat dilakukkan penggantian karya yang dipajang secara rutin, sehingga dapat memberikan kesempatan kepada semua kelas untuk menjadi perhatian. Selain itu, peserta didik dapat
mengakses buku dan bahan bacaan lain di pojok baca yang tersedia di semua kelas, kantor, dan ruang lain di sekolah, termasuk di ruang Kepala Sekolah.

2. Mengupayakan lingkungan sosial dan afektif SMK sebagai model komunikasi dan interaksi yang literat
   Lingkungan sosial dan afektif dibangun melalui model komunikasi dan interaksi seluruh komponen sekolah. Hal itu dapat dibentuk dan dikembangkan dengan cara pemberian pengakuan atas pencapaian peserta didik sepanjang tahun, seperti pemberian penghargaan, penyelenggaraan bentuk festival buku, lomba poster untuk tema-tema tertentu, misalnya tentang lingkungan, informasi K3 untuk ruang-ruang praktik kejuruan, pencegahan penggunaan NAPZA. Kepala SMK berperan aktif dalam menggerakkan literasi, antara lain dengan membangun budaya kolaboratif antar guru dan tenaga kependidikan.

3. Mengupayakan SMK sebagai lingkungan akademik yang literat
SMK membuat perencanaan dan pelaksanaan gerakan literasi di sekolah termasuk pembentukan Tim Literasi Sekolah (TLS) yang bertugas untuk membuat perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen program. Berupa pemberian alokasi waktu yang cukup banyak untuk pembelajaran literasi, menjalankan kegiatan membaca dalam hati selama 15 menit sebelum pelajaran setiap hari, program pelatihan guru dan tenaga kependidikan tentang literasi, dll.

Itulah 3 Strategi membangun budaya literasi di SMK yang kami sajikan untuk anda semua semoga dapat bermanfaat dan berguna. Terimakasih
Nama

Anies Baswedan DAK Humaniora IJAZAH Kurikulum 2013 Kurikulum Merdeka ORMIT PAUD Pendidikan Pendidikan Profesi PIP Sertifikasi Guru Simposium SMK Tunjangan Kinerja Tunjangan Profesi
false
ltr
item
Simposium Guru: Inilah 3 Strategi Membangun Budaya Literasi di SMK
Inilah 3 Strategi Membangun Budaya Literasi di SMK
Simposium Guru
https://simposiumguru.blogspot.com/2016/05/inilah-3-strategi-membangun-budaya.html
https://simposiumguru.blogspot.com/
http://simposiumguru.blogspot.com/
http://simposiumguru.blogspot.com/2016/05/inilah-3-strategi-membangun-budaya.html
true
5999929748330834188
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago